Workshop Penanganan Cedera Ringan, Hima Fisioterapi Umsida Edukasi Pelajar SMA/SMK

Fisioterapi.umsida.ac.id – Program Studi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan Workshop “Cerdas Menangani Cedera Ringan” bagi siswa-siswi SMA/SMK sederajat (20/06/2026).

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi untuk meningkatkan pemahaman pelajar

mengenai penanganan cedera ringan sekaligus mengenalkan profesi fisioterapi sejak dini.

Baca Juga: Fikes Sambut Mahasiswa Baru 2025 yang Terus Mengalami Peningkatan

Workshop dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, demonstrasi, hingga praktik langsung.

Dengan konsep tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru,

tetapi juga memiliki kesempatan merasakan pengalaman belajar layaknya mahasiswa fisioterapi di lingkungan kampus.

Edukasi Penanganan Cedera Dimulai dari Lingkungan Sekolah

Hima Fisioterapi Umsida, Fitrah Bella Gondo Arindi, mengatakan bahwa kegiatan ini berangkat dari tingginya risiko cedera ringan yang sering dialami pelajar, terutama saat mengikuti aktivitas olahraga maupun kegiatan fisik di sekolah.

Oleh karena itu, siswa perlu dibekali pemahaman mengenai langkah awal penanganan cedera agar tidak menimbulkan kondisi yang lebih serius.

“Karena cedera ringan sering terjadi di lingkungan sekolah, terutama saat olahraga. Melalui workshop ini, kami ingin memberikan edukasi dasar mengenai cara penanganan cedera yang benar sekaligus memperkenalkan fisioterapi kepada siswa SMA/SMK,” ujar Arin.

Menurutnya, kemampuan melakukan pertolongan pertama terhadap cedera ringan menjadi keterampilan dasar yang penting dimiliki setiap pelajar.

Pengetahuan tersebut tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga dapat digunakan ketika membantu teman yang mengalami cedera.

“Penanganan yang tepat dapat membantu mencegah cedera menjadi lebih parah. Selain itu, siswa juga bisa lebih siap membantu diri sendiri maupun teman di sekitarnya ketika terjadi cedera,” tambahnya.

Praktik Langsung Berikan Pengalaman Belajar yang Berbeda

Tidak berhenti pada penyampaian teori, peserta workshop juga mengikuti sesi praktik penanganan cedera ringan bersama dosen dan mahasiswa Fisioterapi Umsida.

Mereka diperkenalkan dengan berbagai fasilitas Laboratorium Fisioterapi yang digunakan sebagai sarana pembelajaran mahasiswa selama perkuliahan.

Arin menjelaskan bahwa metode praktik dipilih agar peserta lebih mudah memahami materi sekaligus memperoleh gambaran mengenai dunia fisioterapi secara langsung.

“Praktik langsung membuat peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan. Mereka juga bisa mendapatkan gambaran mengenai pembelajaran dan fasilitas yang ada di Fisioterapi Umsida,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka mengikuti simulasi serta sesi tanya jawab.

Banyak peserta yang berani mencoba teknik penanganan cedera dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait kondisi yang sering mereka temui saat berolahraga.

Tumbuhkan Kesadaran Pentingnya Penanganan Cedera Sejak Dini

Melalui workshop ini, Hima Fisioterapi Umsida berharap edukasi yang diberikan tidak hanya menjadi pengalaman sesaat, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemahaman mengenai penanganan cedera ringan diharapkan mampu meningkatkan kepedulian pelajar terhadap kesehatan diri serta mendorong mereka memberikan pertolongan pertama yang tepat ketika menghadapi situasi darurat sederhana.

“Kami berharap ilmu yang didapat bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penanganan cedera yang tepat,” tutup Arin.

Melalui kegiatan edukatif ini, Hima Fisioterapi Umsida terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program yang tidak hanya memperkenalkan dunia fisioterapi kepada masyarakat.

Tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui peningkatan literasi kesehatan dan budaya hidup sehat di kalangan pelajar.(Elfirarm)

Bertita Terkini

Fisioterapi Umsida Hadirkan Pakar Fisioterapi Samarinda Bahas Visceral Physiotherapy
June 15, 2026By
Peran Fisioterapi Umsida di FK Umsida Run 2026: Bantu Pemulihan dan Cegah Cedera Pelari
February 8, 2026By
Pre Klinik Fisioterapi Umsida, Bekal Awal Mahasiswa Hadapi Dunia Praktik Klinis
January 30, 2026By
Fisioterapi Umsida Jadi Tim Medis di Sidoarjo Run & Camp 2025 untuk Dukung Kesehatan Masyarakat
November 14, 2025By
neuromuscular
Inovasi Neuromuscular Taping di Fikes Umsida: Menangani Nyeri Tanpa Efek Samping
August 31, 2025By
massage
Workshop Massage untuk Atlet Tapak Suci UMSIDA, Tingkatkan Kinerja dan Kurangi Cedera
August 24, 2025By
clinical reasoning
Pentingnya Clinical Reasoning dalam Fisioterapi Ditekankan di SEMIFIS 2025
August 9, 2025By
digital
Fisioterapi Umsida Sukses Peroleh Hibah PKM Digitalisasi Data Latihan, Upaya Cegah Cedera dan Perkuat Prestasi Atlet Sepatu Roda
July 14, 2025By

Prestasi

3 Mahasiswa Fisioterapi Umsida Raih Juara di Physiofest Nasional 2026
April 12, 2026By
Prestasi Olahraga Mahasiswa Fisioterapi Umsida di Taekwondo Jatim Cup 3
December 21, 2025By
SAINS SKATE SUPPORT Bawa Umsida Juara 1 KISI 2025 dalam Inovasi untuk Evaluasi Atlet
December 6, 2025By
Aplikasi SAINS SKATE SUPPORT Karya UMSIDA Masuk Finalis KISI 2025
November 23, 2025By
Tim Fisioterapi Umsida Tembus Juara Ajang Bergengsi di Jawa Timur
October 27, 2025By
Baik Sekali
S1 Fisioterapi Fikes Umsida Raih Predikat Akreditasi Baik Sekali, Pilar Keunggulan Pendidikan Fisioterapi
May 11, 2025By
Poster Kesehatan
Lomba Poster Kesehatan, Dziya Ulhaq Tampilkan Solusi Kreatif untuk Redakan Low Back Pain
May 6, 2025By
S1 Fisioterapi
Buktikan mampu bersaing ajang nasional, Mahasiswa S1 Fisioterapi Sabet Juara 1 Lomba Poster Kesehatan
April 22, 2025By