Fisioterapi.umsida.ac.id– Mahasiswa Program Studi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FIKES Umsida) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.
Dalam ajang Lomba Cerdas Cermat Physiofest 3.0 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Telogorejo Semarang,tim Fisioterapi Umsida berhasil meraih juara 3.
Kompetisi ini dilaksanakan secara daring diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia (27/03/26).
Lihat Juga: Olah Limbah Cangkang Kupang, Mahasiswa TLM Umsida Raih Juara 2 PKP2 PTMA 2025
Tim Umsida yang terdiri dari Arrochman Setyadi sebagai ketua tim, serta Dani Rachman Darmawan dan Adam Hamdi Abdullah sebagai anggota, mampu menunjukkan performa terbaiknya.
“Tentunya merasa sangat senang karena bisa bersaing dengan mahasiswa fisioterapi dari kampus lain, apalagi di tingkat nasional,” ujar Arrochman saat diwawancarai secara online.
Tantangan Persiapan

Di balik pencapaian ini, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi oleh tim. Dosen pembimbing, Okky Zubairi Abdillah SFis MKKK, menjelaskan bahwa kendala terbesar terletak pada pengaturan waktu.
Mahasiswa harus mampu menyeimbangkan antara kegiatan perkuliahan, praktik laboratorium, hingga praktik klinik di rumah sakit. Bahkan, dua anggota tim sedang menjalani praktik klinik saat mendekati waktu lomba.
“Tantangan utama adalah pembagian waktu, karena sebagian anggota tim sedang menjalani praktik klinik sebelum lomba berlangsung,” jelasnya.
Cek Juga: Rafi Bagus Pradenta Ukir Juara 1 Taekwondo KBPP POLRI Jatim Cup 3 Lewat Usaha dan Doa
Selain itu, tim juga sempat menghadapi situasi mendesak ketika salah satu anggota tidak dapat mengikuti lomba. Kondisi ini mengharuskan tim mencari pengganti dalam waktu singkat dan melakukan adaptasi cepat.
“Kami harus berdiskusi intens dengan anggota baru agar bisa memahami materi lomba dalam waktu yang terbatas,” tutur Arrochman.
Materi yang diujikan dalam lomba mencakup fisioterapi kardiovaskuler pada lansia, mulai dari anatomi, fisiologi, pemeriksaan, hingga intervensi fisioterapi secara menyeluruh.
Strategi, Mental dan Kekompakan Tim
Keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi, tetapi juga strategi dan kesiapan mental saat bertanding. Okky menegaskan bahwa ketiga aspek tersebut menjadi faktor penting dalam meraih hasil maksimal.
Baca Selengkapnya: SAINS SKATE SUPPORT Bawa Umsida Juara 1 KISI 2025 dalam Inovasi untuk Evaluasi Atlet
“Keberhasilan tim ditentukan oleh kombinasi pemahaman materi, strategi yang tepat, serta kesiapan mental saat lomba,” ungkapnya.
Dalam proses pembimbingan, dosen berperan aktif dalam memberikan arahan, memfasilitasi latihan, serta membangun komunikasi yang efektif antar anggota tim.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kekompakan dan rasa percaya diri mahasiswa.
Arrochman juga menegaskan bahwa kepercayaan diri menjadi modal utama saat lomba berlangsung.
“Kami percaya pada pengetahuan yang sudah didapat selama perkuliahan, sehingga bisa tampil lebih fokus,” ujarnya.
Ia pun membagikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lainnya.“Bukan apa yang dipersiapkan untuk lomba, tetapi apa yang sudah dipersiapkan jauh sebelum lomba,” katanya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa fisioterapi Umsida untuk terus meningkatkan kompetensi dan berani bersaing di tingkat nasional.
Penulis: Elfira Armilia

















