Fisioterapi.umsida.ac.id – Nyeri pada tulang belikat sering kali dianggap sebagai keluhan ringan yang bisa hilang dengan sendirinya.
Padahal, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada otot, sendi, atau bahkan saraf di area bahu dan punggung atas.
Tulang belikat atau skapula merupakan bagian penting dalam sistem gerak tubuh, khususnya dalam menggerakkan lengan.
Tulang ini berfungsi sebagai penghubung antara tulang lengan atas dan tulang selangka, serta menjadi tempat melekatnya berbagai otot penting.
Lihat Juga: Tim S1 Fisioterapi Umsida Juara 2 Medical and Health Competition Vol 2 2025
Mengutip laman Halodoc, “nyeri pada tulang belikat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari ketegangan otot hingga kondisi medis tertentu.” Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab dan gejalanya sejak dini.
Penyebab Nyeri Tulang Belikat yang Sering Terjadi

Salah satu penyebab paling umum adalah ketegangan otot akibat postur tubuh yang buruk, seperti duduk terlalu lama atau posisi tubuh yang membungkuk. Selain itu, aktivitas fisik berlebihan juga dapat memicu nyeri di area ini.
Cedera akibat benturan atau jatuh juga bisa menjadi penyebab. Bahkan, gangguan pada leher seperti saraf terjepit dapat menimbulkan nyeri yang menjalar hingga ke tulang belikat.
Baca Juga: Fisioterapi UMSIDA Dampingi Pelari FK UMSIDA Run 2026 Lewat Layanan Pemulihan Otot
Dijelaskan bahwa “postur tubuh yang tidak baik dan penggunaan otot berlebihan dapat menyebabkan nyeri pada tulang belikat.”
Dalam beberapa kasus, kondisi seperti frozen shoulder, osteoarthritis, hingga masalah saraf juga dapat memengaruhi area ini. Bahkan, meski jarang, nyeri pada tulang belikat sebelah kiri bisa menjadi tanda gangguan jantung.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Nyeri tulang belikat bisa dirasakan dengan berbagai bentuk, mulai dari nyeri tumpul hingga rasa tajam yang mengganggu aktivitas. Selain itu, penderita juga dapat merasakan kekakuan pada bahu dan leher, serta keterbatasan dalam menggerakkan lengan.
Beberapa orang juga mengalami sensasi seperti terbakar atau nyeri yang menjalar hingga ke lengan. Kondisi ini biasanya disertai kelemahan pada bahu atau lengan saat digunakan.
Lihat Selengkapnya: Terlalu Banyak Minum Kopi Bisa Picu Osteoporosis, Berikut Penjelasannya!
“Gejala nyeri tulang belikat dapat berupa nyeri, kekakuan, hingga keterbatasan gerak pada bahu,” tulis Halodoc.
Jika kondisi ini terus berlanjut, bisa jadi terdapat gangguan yang lebih serius seperti scapular dyskinesis atau perubahan posisi tulang belikat yang memengaruhi fungsi gerak.
Cara Mengatasi Nyeri Tulang Belikat

Penanganan nyeri tulang belikat dapat dilakukan sesuai penyebabnya. Salah satu langkah utama adalah memperbaiki postur tubuh agar tidak memberikan tekanan berlebih pada otot dan sendi.
Selain itu, peregangan dan latihan fisik ringan dapat membantu meredakan ketegangan otot. Kompres hangat atau dingin juga bisa digunakan untuk mengurangi nyeri dan peradangan. Dilakukan peregangan, kompres, dan istirahat dapat membantu meredakan nyeri pada tulang belikat.
Jika nyeri tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain seperti mati rasa dan sesak napas, segera konsultasikan ke dokter. Dengan penanganan yang tepat, nyeri tulang belikat dapat diatasi dan tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2025. What Causes Shoulder Blade Pain and How to Treat It.
Orthoinfo. Diakses pada 2025. Scapular (Shoulder Blade) Disorders.
Web MD. Diakses pada 2025. Shoulder Pain.
Sumber: Laman Halodoc
Penulis: Elfira Armilia

















