Sejarah Singkat

Prodi D-III Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Resmi pada bulan Mei 2019 dengan No SKno. 437/KPT/I/2019. Prodi D-III Fisioterapi Umsida merupakan Prodi Fisioterapi Pertama yang ada Sidoarjo dengan ciri khas/keunggulan Fisioterapi Muskuloskeletal.

Profil Lulusan

Berikut profil lulusan prodi D-III Fisioterapi:

  • Pelaksana layanan teknis fisioterapi

Ahli Madya Fisioterapi yang melakukan tindakan teknis fisioterapi (asesmen, diagnosis, rencana intervensi, pelaksanaan intervensi fisioterapi dan evaluasi) pada lingkup tertentu (sederhana) pada gangguan/problem gerak dan fungsi sepanjang rentang kehidupan manusia.

  • Pengelola alur pelayanan fisioterapi
Ahli Madya Fisioterapi yang mampu membuat perencanaan dan pengelolaan alur pelayanan fisioterapi dan berkoordinasi secara hirarki vertikal
  • Pendidik klinik terbatas

Ahli Madya Fisioterapi yang mampu berkomunikasi dan memberikan edukasi pada pasien, keluarga dan masyarakat pada kasus tertentu (sederhana) dan berkoordinasi secara hirarki vertikalkeluarga, penyedia layanan fasilitas pelayanan kesehatan dan komunitas, dan pengambil kebijakan lainnya dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup individu dan masyarakat

  • Asisten peneliti klinik

Ahli Madya Fisioterapi yang mampu melakukan pengambilan data dan mengadopsi hasil penelitian untuk diterapkan dalam pelayanan fisioterapi berbasis bukti.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)


Sikap

  1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
  2. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika;
  3. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
  4. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila;
  5. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan, menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain, taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
  6. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya (fisioterapi) secara mandiri;
  7. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
  8. Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan;
  9. Mampu bersikap etis dan peka budaya dalam pemberian layanan fisioterapi;
  10. Memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien, menghormati hak klien untuk memilih dan menentukan sendiri pelayanan kesehatan khususnya pelayanan fisioterapi yang diberikan, serta bertanggung jawab atas kerahasiaan dan keamanan informasi tertulis, verbal dan elektronik yang diperoleh dalam kapasitas sesuai dengan lingkup tanggung jawabnya.

 


Keterampilan Umum


1.Mampu menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya sebagai ahli madya fisioterapi sesuai kewenangannya dan menganalisis data dengan beragam metode yang sesuai, baik yang belum maupun yang sudah baku;

2.Mampu menunjukkan kinerja bermutu dan terukur;

3.Mampu memecahkan masalah pekerjaan dengan sifat dan konteks yang sesuai dengan bidang keahlian terapannya didasarkan pada pemikiran logis, inovatif, dan bertanggung jawab atas hasilnya secara mandiri;

4.Mampu menyusun laporan hasil dan proses kerja secara akurat dan sahih serta mengomuni-kasikannya secara efektif kepada pihak lain yang membutuhkan;

5.Mampu bekerja sama, berkomunikasi, dan berinovatif dalam pekerjaannya

6.Mampu bertanggung-jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawab-nya; dan

7.Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mengelola pengembangan kompetensi kerja secara mandiri

8.Mampu mendokumentasi -kan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.

 

Keterampilan Khusus


  1. Mampu melaksanakan tindakan teknis fisioterapi pada lingkup tertentu (sederhana) terkait dengan problem/gangguan gerak dan fungsi mulai dari asesmen, diagnosis fisioterapi, membuat pemilihan metode (perencanaan & intervensi) dan evaluasi dengan mengacu pada standar operasional baku (SOB)
  2. Mampu memecahkan masalah problem gerak dan fungsi dengan kontek pelayanan kesehatan primer dengan prinsip logis, bertanggung jawab atas hasilnya secara hirarkhis vertical
  3. Mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur, legal termasuk keterbatasan kemampuan dan etika profesi
  4. Mampu melaksanakan prosedur bantuan hidup dasar (basic life support/bls) pada situasi gawat darurat/bencana dengan memilih dan menerapkan metode yang tepat, sesuai dengan standard an kewenangannya
  5. Mampu mengumpulkan, menyusun, mendokumentasikan, dan menyajikan informasi layanan fisioterapi yang meliputi kemampuan dalam mengumpulkan dan mengkompilasi data kesehatan klien sebagai dasar rujukan bagi fisioterapis (Ftr) dalam menetapkan tindakan fisioterapi lanjutan/rujukan.
  6. Mengidentifikasi dan melaporkan situasi perubahan yang memperburuk kondisi pasien kepada fisioterapis (Ftr) secara hirarkhis vertikal
  7. Mampu mendokumentasikan aspek penanganan fisioterapi secara akurat sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya
  8. Mampu melaksanakan komunikasi terapeutik dengan klien dan memberikan informasi yang akurat kepada klien dan keluarga tentang rencana intervensi fisioterapi yang menjadi tanggung jawabnya
  9. Mampu melaksanakan pencegahan penularan infeksi sesuai dengan SOP (Standard Operating Procedure)
  10. Mampu melaksanakan kegiatan promotif dan preventif kesehatan berkaitan dengan masalah gerak dan fungsi
  11. Mampu bekerja dan berkomunikasi efektif dalam tim
  12. Mampu bertanggung jawab atas kerja sendiri dan kelompok di bidang pelayanan fisioterapi yang merupakan kewenangannya serta memiliki komunikasi interpersonal, empati dan sikap etis sesuai dengan kode etik fisioterapi.

Mampu mengelola pengembangan kompetensi kerja secara hirarkhis vertikal dan mengikuti perkembangan fisioterapi dengan belajar berkelanjutan (Continues Profesional Development=CPD)


Pengetahuan

  • Menguasai konsep dan prinsip dasar (fundasi) keilmuan fisioterapi, yang berkaitan dengan kesehatan manusia secara umum, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah gerak dan fungsi sesuai prosedural baku.
  • Menguasai konsep dasar tentang sistem pelayanan kesehatan nasional dan pengetahuan faktual tentang legislasi fisioterapi serta batasan kewenangan fisioterapis.
  • Menguasai prinsip, teknis dan prosedur pelaksanaan praktik fisioterapi inti (core physiotherapy) yaitu fisioterapi musculoskeletal, fisioterapi neuromuskuler, fisioterapi kardiovaskulerpulmonal, dan ilmu gerak sepanjang rentang kehidupan, menggunakan teknik fisioterapeutik dan ilmu gerak manusia (movement sciences) yang dilakukan secara mandiri dann kelompok.
  • Menguasai konsep, prinsip dan teknik penyuluhan kesehatan berkaitan denngan promotif dan preventif yang berkaitan dengan gangguan gerak dan fungsi.
  • Menguasai pengetahuan faktual tentang sistem informasi pelayanan kesehatan dan pelayanan fisioterapi.

Menguasai prinsip-prinsip Keselamatan dan kesehatan kerja